benny's Site

benny's posts with tag: puisi

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag puisi
Blog EntryPuisI - pUiSi Mar 19, '08 12:15 PM
for everyone
PUISI

Puisi itu lautan luas yang ingin kita tampung didalam kedua tangan.
meskipun hati kita cukup luas untuk ditempati

Puisi adalah angin yang membawa kita terbang telanjang ke tempat yang belum kita kenal.
dan dengan imajinasi kita merasa bebas berada di sana tetapi kita selalu ingin pulang.
Juga seperti tanah. dalam perutnya yang besar tumbuh bunga beraneka warna dan keharuman, pohon, buah segala bentuk dan rasa,
membuat kita melihat kedalamannya yang samar-samar
dimana tersimpan rahasia yang belum kita ketahui

Puisi adalah api yang abadi di dasar nurani
dalam kehidupan ingin melelehkan hati yang membatu

PEREMPUAN YANG MENANAM

Perempuan yang menanam bunga disore hari
segala tanda yang engkau sempatkan
dalam diamku tuntas sudah terbaca

pergilah tidur
jangan cari alasan agar terjaga
bunga yang engkau tanam
tidak akan tumbuh dalam sehari

yah. tuntas sudah kumengerti
perempuanku, lewat sementara hitam rambutmu
lewat sementara lentik, bening bola matamu

aku mencari hatimu
yang tidak pernah tua



BIAR TINGGAL KENANGAN

apa yang kau cari dalam pekat malam ?
begitu hidup menguncup tanya
apa di langit ada jawabnya?

cukup sudah
teriakmu beratkan udara
cukup sudah dan jangan darahmu sampai menetes

kau harus memilih
antara hidup dan kesedihan
saat pagi kembali menagih
biarlah tangismu jadi kenangan

AYAT-AYAT MATI

senja di persimpangan seperti berabad lalu
bertukar kisah dingin yang tidak pernah usai
saat garis senyummu pudar
mungkin cinta, mungkin benci 

teruslah bicara
agar sepi yang angkuh tidak menelan segala 

hingga dari bait ini
jejakku sampai di pantai

namun sebenarnya rapuh
saat engkau menukarnya dengan tawa atau tangis

segala rasa adalah sama
begitu beku tak jelas arti

DIGARIS TAKDIR

kami yang patah hati
punya cinta paling palung
tak pernah tuntas menelan rindu relung

kami bawa luka paling dalam
dan sendiri

yang kami cintai
digaris takdir
tidak menyatu      

TIGA BAIT UNTUK KEMBALI

kita teman, tak biasa hanya diam
ada gembira ada tangis
kala ada yang berbelok arah
akan ada luka

kita teman seperti tak bisa sendiri
pergi bersama pulang bersama
kala ada yang tertinggal
pasti ada yang mencari

kita teman menyatu rasa
jika ada yang terluka kita rasa sama-sama
bila makan tak bersama
rasa ganjil itu ada
 
DANAU DI MATAMU

seharusnya ada ruang di sudut matamu
agar aku tidak bergantung pada ranting-ranting sedih
tangis kemarin belum kering
kini alasan apa engkau tumpahkan kembali

Jangan lagi menangis jika angin telah mati
dan diatas perahu aku tetap tidak menepi

jika malam ini engkau melihat bintang
dari langit berbeda aku juga melihatnya
danau itu abadi
begitu juga sayangku

PANGGUNG KEMISKINAN

kemiskinan ini seperti dulu
menyapa di pinggir jalan
menjual luka
terik matahari

kemiskinan ini seperti seperti kemarin
tertidur di badan jalan
lapar tanpa alas
menadah receh

kemiskinan ini masih seperti kemarin
begitu merayu hati
berbelas kasihan
hingga muak
                                                                                                        Benny Tjundawan

© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help